search ya gan..

Selasa, 13 Maret 2012

Analisis laporan keuangan

Analisis laporan keuangan
1. Pengantar

Menganalisis laporan keuangan menggali lebih banyak informasi yang didukung suatu laporan keuangan. Sebagaimana diketahui dilaporan keuangan adalah media informasi yang merangkum aktivitas perusahaan. Jika informasi ini disajikan dengan benar, informasi tersebut sangat berguna bagi siapa saja untuk mengambil kepurusan tentang perusahaan yang dilaporkan tersebut. Untuk menganalisis laporan keuangan maka diperlukan penguasaan terhadap.(sopyan syafry harahaf 2010 hal 1)

1. Cara menyusun laporan keuangan itu(proses akuntansi)
2. Konsef, sifat, karakteristik laporan keuangan atau akuntansi itu
3. Teknik analisisnya
4. Segmen, dan sifat bisinis itu sendiri, serta situasi lingkungan ekonomi baik internasional maupun nasional
Bagi analisis keuangan, salah satu alat penting dalam menjalankan dan melaksanakan fungsinya adalah laporan keuangan .
Keterbatasan laporan keuangan
Persepsi yang salah
Agar tidak salah dalam menggunkan laporan keuangan dalam kegiatan bisnis maupun dalam proses pengambilan keputusan, kita harus mengtahui sifat dan keterbatasan laporan keuangan. Kita harus mengetahui sifat dan keterbatasan laporan keuangan. Sering kita melihat dan membaca keluhan masyarakat terhadap laporan keuangan atau laporan akuntan. Mereka menyalahkan akuntan atau laporan keuangannya, seolah profesi ini sebenarnya tidak perlu. Semua keluhan ini sebenarnya disebabkan karena alasan.(sopyan syafry 2010 hal 9 -17)
1. Ketidaktahuan mereka terhadap sifat, fungsi, hakikat, maupun keterbatasan laporan keuangan;
2. Kesalahan oknum-oknum tertentu dalam profesi akuntan yang melakukan


Masalah2 pada analisis laporan keuangan
1. Data pembanding
Rasio2 keuangan pada suau perusahaan yang beroprasi di banyak bidang atau industri yang berbeda sulit dicarikan data perbandingkan. Pada umumnya data pembanding adlah berupa angka rata2 rasio keuangan. Kondisi rat2 bukanlah tujuan suatu perusahaan , oleh karena itu data pembanding papan atas pada industri tersebut.
Teori dan praktik manajmen keu
Lukas setia atmajam ph. D 2008 427

BENTUK – BENTUK LAPORAN KEUANGAN
A . NERACA
Neraca adalah suatu laporan yang sistematis tentang aktiva,kewajiban, dan modal sendiri dari perusahaan pada tanggal/waktu tertentu. Atau dengan kata lain neraca berisi mengenai data –data informatif mengenai kondisi perusahaan pada waktu tertentu.
AKTIVA = KEWAJIBAN + MODAL
Aktiva terdiri dari bagian-bagian kekayaan yang dimiliki oleh suatu perusahaan baik kekayaan yang berwujud maupun kekayaan yang tidak berwujud . kewajiban terdiri dari kewajiban-kewajiban yang menjadi tanggunga perusahaan baik berupa hutang dan maupun kewajiban-kewajiban lainnya. Modal merupakan sumber modal yang berasal dari pemilik perusahaan.
Bentuk penyusunan neraca tebagi menjadi dua :
a. Bentuk rekening ( account form ), dalam bentuk ini aktiva ditempatkn disebelah kiri ,sedangkan passiva (kewajiban dan modal ) ditempatkan disebalkah kanan.
b. Bentuk laporan ( Report Form ), dalam bentuk ini aktiva ditempatkan dalam bagian atas sedangkan kewajiban dan modal ditempatkan dibawahnya secara vertikal.
B. LAPORAN LABA RUGI
Laporan laba rugi adalah suatu laporan yang menunjukkan pendapatan dari penjualan, berbagai biaya, dan laba yang diperoleh oleh perusahaan selama periode tertentu. Laporan ini juga memperlihatkan hasil yang diperoleh dari penjualan barang-barang atau jasa-jasa dan ongkos-ongkos yang timbul dalam proses pencapaian hasil tersebut. Laporan ini juga memperlihatkan adanya pendapatan bersih atau kerugian bersih sebagai hasil dari operasi perusahaan selama periode tertentu ( umumnya satu tahun ). Singkatnya, laporan ini merupakan laporan aktifitas dan hasil dari aktifitas dan hasil dari aktifitas itu, atau merupakan ringkasan logis dari penghasilan dan biaya dari suatu perusahaan untuk periode tertentu. Laporan laba rugi jg terdiri dari beberapa pos, yaitu penghasilan,harga pokok,biaya usaha serta pos-pos penghasilan atau biaya lain.
Bentuk laporan laba rugi ada dua bentuk yaitu :
a. Multiple Step, penyusunan laporan laba rugi dalam bentuk ini disusun secara bertahap mulai dari kelompok pendapatan maupun beban usaha, pendapatan luar usaha dan beban luar usaha . sampai dengan kelompok pendapatan lain-lain dan beban lain-lain. Bentuk ini dapat digunakan diperusahaan dagang atau industri.
b. Single step, dalam bentuk single step semua jenis pendapatan (pendapatan usaha,dan pendapatan luar usaha dan pendapatan lain-lain) disusun dan dijumlahkan dalam satu kelompok. Kemudian disisihkan dengan jumlah semua jenis beban. Selisih jumlah pendapatan dengan jumlah beban merupakan saldo ( sisa) laba atau saldo ( sisa ) rugi Bentuk ini banyak digunakan dalam perusahaan jasa.
C. LAPORAN LABA DITAHAN
Laporan laba ditahan digunakan dalam perusahaan yang berbentuk perseroan, menunjukan suatu analisa perubahan besarnya bagian laba yang ditahan selama jangka waktu tertentu.
D. LAPORAN PERUBAHAN MODAL
Laporan perubahan modal adalah suatu ikhtisar dalam perubahan modal yang terjadi selama jangka waktu tertentu ( periode tertentu ).
Hal – hal yang menyebabkan perubahan modal:
1) Adanya setoran tambahan / investasi dari pemilik
2) Adanya laba usaha
3) Adanya kerugian
4) Adanya pengambilan keputusan
E. LAPORAN ARUS KAS
Laporan arus kas adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan aliran masuk dan keluar uang tunai ( kas) perusahaan.
( www.elearning .gunadarma.ac.id . tanggal 17 september 2011 jam 16.00 WITA )



Analisa perbandingan laporan keuangan
Menurut Munawir (2010;38) Neraca menunjukan aktiva, hutang dan modal perusahaan pada suatu saat tertentu, dengan demikian Neraca yang diperbandingkan (comparative balance sheet) menunjukan aktiva, hutang serta modal perusahaan atau pada tanggal tertentu untuk dua perusahaan yang berbeda. Dengan memperbandingkan neraca untuk dua tanggal atau lebih kan dapat diketahui perubahan-perubahan yang terjadi.
Perubahan-perubahan ini penting untk diketahui sebab akan men unjukkan sampai seberapa jauh perkembangan keadaan keuangan perusahaan, dimana perubahan-perubahan di dalam neraca dalam suatu periode mungkin disebabkan karena:
a. Laba atau rugi yang bersifat operasionil maupun insidetil.
b. Diperolehnya aktiva baru maupun adanya perubahan bentuk aktiva.
c. Timbulnya atau lunasnya hutang maupun adanya perubahan bentuk hutang kesatu ke bentuk hutang lainnya.
d. Pengeluaran atau pembayaran atau penarikan kembali modal saham, (adanya penambahan atau pengurangan modal).
Laporan rugi laba menunjukkan penghasilan-penghasilan yang diperoleh perusahaan, biaya-biaya yang terjadi serta laba atau rugi netto sebagai hasil dari operasi perusahaan selama periode tertentu, sehingga laporan rugi laba yang diperbandingkan menunjukkan penghasilan, niaya, laba atau rugi netto dari hasil operasi perusahaan dalam dua periode atau lebih.
Apabila lapora keuangan dianalisa dengan mengadakan perbandingan dari laporan-laporan selama beberapa periode, maka nanlisa yang demikian dinamakan analisa horizontal atau analisa dinamis. Sedang apabila laporan keuangan yang dianalisa yang hanya meliputi satu periode saja (hanya memperbandingkan antara pos yang satu dengan pos lainnya dalam satu laporan keuangan), analisa yang demikian itu disebut analisa vertical atau analisa statis.
Dengan mengadakan atau menggunakan analisa yang dinamis akan diperoleh hasil analisa yang lebih memuaskan, karena dengan laporan keuangan yang diperbandingkan untuk beberapa periode akan diketahui sifat dan tendensi perubahan yang terjadi dalam perusahaan tersebut. Dalam metode analisa perbandingan ini dapat ditunjukkan dalam :
a. Data absolute atau jumlah-jumlah dalam rupiah
b. Kenaikan atau penurunan dalam jumlah rupiah
c. Kenaikan atau penurunan dalam presentasi
d. Perbandingan yang dinyatakan dalam ratio
e. Dinyatakan dalam presentasi dari total
Keuntungan utama dapat diketahuinya pertambahan atau pengurangan ini adalah bahwa perubahan yang besar akan terlihat dengan jelas, dan dapat segera diadakan penyelidikan atau analisa lebih lanjut dan menunjukkan sampai seberapa jauh perkembangan keadaan keuangan perusahaan dan hasil-hasil yang dicapai.

Tidak ada komentar: